Kabupaten Bima, NTB – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, personel gabungan dari berbagai instansi dikerahkan dalam Operasi Ketupat Rinjani 2025. Salah satu titik fokus pengamanan berada di Pos Pengamanan (Pos Pam) Depan Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Desa Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Rabu (02/04/2025). Sebanyak 27 personel yang terdiri dari 17 anggota Polres Kabupaten Bima, 4 anggota Brimob, 4 personel Koramil 1608-04/Woha, dan 2 anggota Polisi Militer (Pom) bersiaga untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Komandan Koramil 1608-04/Woha, Lettu Cba Iwan Susanto, S.H., menegaskan pentingnya sinergi dalam pengamanan arus mudik. “Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama dalam mengatur lalu lintas, mencegah potensi gangguan keamanan, serta membantu masyarakat yang membutuhkan selama arus mudik. Sinergi antara TNI, Polri, dan dinas terkait sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.
Selain mengatur lalu lintas, personel di Pos Pam juga melakukan patroli dan pemantauan guna memastikan kondisi tetap kondusif serta memberikan bantuan langsung kepada pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.
Operasi Ketupat Rinjani 2025 merupakan bagian dari strategi nasional dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri. Dengan adanya pos pengamanan di berbagai titik strategis, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir dan arus mudik berjalan tertib serta lancar. Danramil juga menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan bersama instansi terkait.
“Kami siap mendukung penuh upaya pengamanan demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Bima,” pungkasnya.
Laporan: Danang Mario